Bantayan 5:27 PM Ilustrasi AI Cerpen Tin Miswary Rintik gerimis manja pagi itu belum juga reda. Ia terus menitik membasahi tanah berbatu di sebuah ...Read More
Lamiet 5:15 PM Ilustrasi AI Cerpen Tin Miswary Sudah lebih tujuh puluh sembilan kali dia mengingatkan—bahkan melalui istrinya, keponakan dan juga ay...Read More
Robohnya Suara Kami 5:07 PMIlustrasi AI Oleh: Khairil Miswar Bireuen, 19 Februari 2024 Pada 1950-an, seorang sastrawan ternama Indonesia, A. A. Navis, menulis cerpen...Read More
Tak Ada Obat untuk Syakubat 4:56 PM Ilustrasi AI Cerpen Tin Miswary Malam sudah larut ketika sekumpulan massa mengepung rumah Syakubat. Rumah kayu itu berdiri kuyu di tepia...Read More
Marbut Tak Boleh Berpolitik 7:37 AMIlustrasi AI Cerpen Tin Miswary “Dia tidak boleh jadi imam di kampung ini!” seru Teungku Talib, mantan imam besar di Bukit Batu. Dia menga...Read More