Wednesday, May 25, 2016

Guru dan Kekerasan

Oleh: Khairil Miswar 

Bireuen, 02 April 2016 

Ilustrasi. Sumber Foto: www.altkia.com

Akhir-akhir ini, kita sering membaca berita di media, baik media lokal maupun nasional terkait beberapa dugaan kekerasan yang dilakukan oleh guru terhadap siswa di sekolah. Ada media yang mengabarkan bahwa seorang siswa ditampar atau pun ditendang oleh guru, bahkan uniknya ada yang dipukul pakai palu. Membaca berita semacam ini tentu akan melahirkan perasaan miris. Bahkan tidak sedikit kalangan yang “panik”, khususnya dari kalangan orang tua siswa – yang dengan menggebu-gebu melempar kritikan pedas kepada guru. Dalam kondisi ini, guru yang diduga melakukan kekerasan tersebut berada pada posisi “terhukum”, “tercaci” dan “terpojok”. Aksi “bully” semacam ini tidak hanya dilakukan oleh orang tua siswa dan masyarakat luas, tetapi terkadang juga melibatkan Dinas Pendidikan tempat para guru bernaung, di mana mereka juga ikut “mengecam.” Hampir tidak ada seorang pun yang menaruh simpati kepada guru ketika mereka berada dalam posisi sulit seperti ini. Demikian pula, ketika guru – akibat dugaan kekerasan harus berhadapan dengan hukum, juga sepi dari advokasi, padahal organisasi “pembela guru” hampir tak terhitung jumlahnya. Tapi semuanya diam membisu. Jika pun ada yang bersuara hanya satu dalam berjuta dan bisa dihitung dengan jari. Buktinya ramai guru yang akhirnya dibui. Tidak percaya, silahkan googling!


Monday, May 16, 2016

Kepemimpinan Ulama di Aceh

Oleh: Khairil Miswar 

Bireuen, 06 Mei 2016

Teungku Muhammad Dawud Beureu-eh
Sumber Foto: thpardede.wordpress.com

Tidak lama lagi Aceh akan kembali berhadapan dengan pesta demokrasi untuk memilih para pemimpin yang akan duduk di tampuk kekuasaan, baik gubernur, bupati dan juga walikota. Para politisi dan tim sukses di Aceh sudah mulai tersibukkan dengan berbagai aktivitas untuk menghadapi prosesi Pemilukada yang akan digelar pada 2017 mendatang. Dalam beberapa hari terakhir ini, para politisi, pihak legislatif dan eksekutif di Aceh juga tersibukkan dengan polemik persyaratan calon Independen – yang sampai saat ini belum mencapai kata sepakat.